Harlem Shake

April 07, 2013

Harlem Shake adalah sebuah fenomena di internet yang popularitasnya meledak di YouTube pada Februari 2013. Fenomena ini muncul dalam bentuk video yang dibuat terus-menerus dengan konsep yang sama. 

Harlem Shake adalah tarian dimana gerakan dari si penari tidaklah harus sesuai dengan ketukan atau irama dari musik yang dimainkan. Fenomena ini pun mendapat tempat tersendiri di hati para penggemarnya. Tetapi bukan hanya popularitasnya saja yang membuat semua orang di dunia tertarik. Selain itu banyak juga yang menganggap bahwa Harlem Shake saat ini mulai punah.

Konsep Tarian

Konsep dari video-video "Harlem Shake" biasanya dimulai dengan satu orang yang memakai topeng atau penutup kepala menari sendiri dengan diiringi lagu Harlem Shake selama 15 detik dengan dikelilingi orang-orang yang tidak peduli dengan si penari. Setelah bagian puncak, adegan video berubah menjadi kerumunan orang yang menari tidak jelas selama 15 detik. Gaya menari yang selama ini banyak dilakukan orang-orang tidaklah sama dengan tarian Harlem Shake yang asli. Selain itu, biasanya para penari memakai kostum aneh sambil memainkan suatu benda.

Komentar

Tanggapan Awal

Sejumlah komentator membandingkan "Harlem Shake" dengan "Gangnam Style". Majalah bisnis Forbes menjelaskan bahwa tidak seperti "Gangnam Style" dan tarian terkenal lainnya di tahun 2012, Harlem Shake cenderung dikelompokkan sebagai fenomena tarian di setiap video tidak seragam. Harlem Shake juga merupakan suatu fenomena dan video masyarakat pertama yang melejitkan popularitas sebuah lagu. Layaknya Gangnam Style, sebelumnya selalu ada video awal buatan seorang seniman yang akan memulai musim tarian dan langsung diadopsi para penggemarnya.

Kelangsungan

Majalah The Atlantic menyatakan "fenomena ini sudah tewas" setelah program televisi Today menyiarkan Harlem Shake versi mereka sendiri tanggal 13 Februari 2013. The Lost Angeles Times menyebutkan alasan mengapa mereka pilir fenomena ini hampir mencapai puncaknya, beberapa di ataranya adalah pergeseran makna sejati fenomena, adopsi oleh persebaran usia yang beragam (termasuk lansia), versi korporat yang sudah dikoreografi oleh agen iklan dan departemen pemasaran, kebosanan para penari di video, dan perpindahan dari formula aslinya (seperti pemakaian beberapa sudut kamera dan efek visual).

Pada akhirnya sebuah fenomena akan menghilang dengan sendirinya seiring berjalannya waktu, dan akan kehilangan peminatnya dengan adanya venomena-venomena baru yang lebih menarik hati masyarakat yang haus akan sebuah kreatifitas.

You Might Also Like

0 Coments

Pageviews

Instagram

Soon To Be ...