Penduduk, Masyarakat, dan Kebudayaan

November 01, 2012

Antara peduduk, masyarakat, dan kebudayaan memiliki keterkaitan masing-masing. Ketiganya memiliki sisi yang sangat penting, adanya kebudayaan dikarenakan adanya sejumlah penduduk yang membentuk kelompok.


Berikut ini merupakan definisi dari penduduk, masyarakat, dan kebudayaan:
  1. Penduduk

  2. Penduduk merupaan warga suatu atau daerah yang mendiami sebuah tempat. Dalam ilmu Sosiologi, penduduk adalah sekumpulan manusia yang mendiami wilayah geografi atau suatu ruang lingkup tertentu.

    Jadi, penduduk lebih didefinisikan sebagai sekelompok atau manusia yang mendiami suatu daerah, wilayah, geografi, atau ruang lingkup tertentu untuk hidup dan menetap.

  3. Masyarakat

  4. Masyarakat merupakan kelompok besar penduduk yang membentuk sebuah kesatuan sistem atau koloni, dimana terjadi suatu interaksi antara kelompok yang terjadi di dalamnya.

  5. Kebudayaan

  6. Kebudayaan berasal dari bahasa sansakerta, buddayah, memiliki arti yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.

    Budaya sering dikaitkan dengan kebiasaan atau peninggalan-peninggalan dari masyarakat yang ada sebelum masyarakat modern saat ini. Budaya ada dengan sendirinya melalui proses panjang kehidupan. Sampai saat ini budaya masih dikukuhkan dan diperjuangkan keberadaannya untuk membuktikan adanya suatu bangsa atau manusia yang masih terkait dengan budaya tersebut atau biasa disebut dengan pencipta budaya itu sendiri.
Kesalahan Keterkaitannya Penduduk, Masyarakat, dan Budaya

Karena saling berkaitan antara penduduk, masyarakat, dan kebudayaan, sehingga pada akhirnya menimbulkan sebuah permasalahan yang menjadi konflik. Banyak konflik yang terjadi saat ini yang berkaitan dengan ketiga aspek tersebut. Dibawah ini merupakan contoh kecil dari kesalahan keterkaitan antara penduduk, masyarakat, dan kebudayaan.
  • Kepadatan Penduduk

  • Banyaknya jumlah penduduk di dunia ini sangatlah sudah tidak bisa dikendalikan lagi. Banyaknya jumlah kelahiran dibandingkan kematian menyebabkan kepadatan penduduk yang luar biasa. Dapat dikatakan persatu jengkal tanah terdapat puluhan orang mendiaminya.

    Pada dasarnya sudah dilakukan tindakan untuk mengendalikan pertumbuhan jumlah penduduk yang sangat tinggi ini, seperti pencanangan keluarga berencana dan transmigrasi. Tetapi semua sudah tidak memiliki efek yang berarti lagi. Banyaknya kelahiran yang berasal dari free seks dan pernikahan muda menyebabkan kelahiran manusia baru ke dunia ini menjadi tidak berarti. Selain itu banyak pula para pelancong pada akhirnya menetap di suatu wilayah tertentu untuk mengadu peruntuhan nasib.

    Kepadatan penduduk ini sampai saat ini masih menjadi tugas penting bagi pemerintah. Tugas yang sangat berat apabila para penduduk sendiri tidak memiliki kemauan untuk mengikuti aturan pemerintah.

  • Kesenjangan Sosial

  • Kesenjangan sosial terjadi karena adanya pertumbuhan penduduk yang tidak disertai dengan keahliah khusus. Hal ini juga mengakibatkan membanjirnya jumlah pengangguran di kota-kota besar yang disebut sebagai pusat lapangan pekerjaan.

    Sebenarnya dapat dikatakan bahwa lapangan pekerjaan sudah tersedia cukup banyak, tetapi karena kurangnya keahlian dari suatu individu yang menyebabkan persaingan untuk mendapatkan pekerjaan terasa lebih berat.

    Solusi yang harus dilakukan adalah dengan menjadi wiraswastawan/ti yang kompetitif untuk mendapatkan kesiksessan yang berarti. Bukan menjadi pekerja, melainkan mencari pekerja, itulah yang harus dilakukan. Hanya memerlukan ide yang unik dan kreatif seseorang bisa menjadi jutawan.

  • Lunturnya Budaya Bangsa

  • Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak kebudayaan dan adat istiadat. Tetapi kenyataannya budaya di Indonesia hanya sekedar kata-kata belaka. Banyak yang sudah mulai meninggalkan kebudayaan peninggalan leluhur dan berpindah kebudaya-budaya baru yang dipengaruhi budaya barat. Hal ini tentu saja merugikan bangsa sendiri. Dengan kata lain, bangsa sendiri tidak dapat menghargai bangsanya.

    Budaya yang dengan susah payah diciptakan kini dengan mudah dimusnahkan begitu saja hanya dengan datangnya budaya baru yang lebih modern. Para kaum pemuda yang harusnya melestarikan budaya bangsa, kini sudah mulai meninggalkan budayanya.

    Hanya perlu tekad dan tindakan yang berarti untuk mengembalikan kebudayan tradisional. Memodernnisasi kebudayaan daerah tanpa menghapuskan nilai tradisionalnya dapat dilakukan untuk melestarikan budaya tradisional yang sedikit demi sedikit akan hilang ditelan zaman. Itulah tadi keterkaitan dan kesalahan antara keterkaitan penduduk, masyarakat, dan kebudayaan.

You Might Also Like

0 Coments

Pageviews

Instagram

Soon To Be ...